banner 728x250

DAD Sanggau Gelar Ritual Adat Nosu Minu Podi ke XVII

  • Share

Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau menggelar ritual adat Nosu Minu Podi ke XVII di Rumah Adat Dori Mpulor, Rabu (7/7/2021). Ritual ini, salah satunya untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adat Dayak.

Melalui ritual itu, Ketua DAD Kabupaten Sanggau, Yohanes Ontot mengajak masyarakat adat Dayak untuk mematuhi anjuran Pemerintah agar disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Saya tegaskan, jajaran DAD harus memberikan dukungan sepenuhnya terhadap apa yang sudah diputuskan Pemerintah. Jangan sampai malah kita menjadi beban masyarakat lainnya. Oleh karena itu saya sudah mengimbau kepada para Ketua-ketua DAD untuk menjadi corong menjelaskan terkait protokol kesehatan ini,” ujar Yohanes Ontot.

Ritual ini, tegasnya, sebagai salah satu upaya DAD bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten memberikan keselamatan dan kesejahteraan, terutama terkait penanganan Covid-19.

“Kepada masyarakat dayak, saya minta agar memahami kondisi saat ini dimana kita sedang dilanda wabah Covid-19. Jangan ada yang ego, apalagi menganggap dirinya kebal dari wabah, itu tidak boleh,” tegasnya.

Ritual Nosu Minu Podi dihadiri Ketua Dewan Pembina DAD yang juga Bupati Sanggau, Paolus Hadi bersama sejumlah pejabat Forkopimda, Tumenggung Adat dan Ketua Adat Dayak Kecamatan se Kabupaten Sanggau.

Usai mengikuti ritual adat, Paolus Hadi menyampaikan, ritual adat Nosu Minu Podi bertujuan untuk meminta keselamatan dan kesejahteraan, termasuk dari ancaman wabah Covid-19.

“Sejarah mengapa Pemerintah Kabupaten bersama DAD mendorong adat istiadat kita ini dilakukan tiap tahun karena masyarakat kita selalu melaksanakan gawai yang secara khusus di beberapa sub suku menyebutnya Nosu Minu Podi, yang intinya adalah untuk meyakinkan atau wujud rasa syukur kita atas usaha yang kita lakukan dalam satu tahun, baik itu pertanian maupun lainnya sehingga tahun depan diharapkan lebih baik lagi dalam mewujudkan kesejahteraan dan keselamatan,” ucap Paolus Hadi.

Dalam ritual adat Nosu Minu Podi, lanjutnya, juga didoakan secara adat dan melalui agama, agar Kabupaten Sanggau segera terbebas dari Covid-19.

“Pesan saya kepada masyarakat Dayak untuk mendukung program pemerintah mematuhi protokol kesehatan. Orang Dayak harus menjadi inisiator dan motor penggerak untuk mengajak orang mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *